Jum'at 17/07/2026-Semangat pagi diawali dengan langkah yang sehat! Seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Manyaran mengikuti kegiatan Jalan Sehat Pagi Ceria dengan mengelilingi lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk membiasakan pola hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan suasana yang penuh semangat dan keceriaan, setiap langkah menjadi wujud komitmen untuk menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan berkarakter.
Selama perjalanan, peserta diajak untuk menjaga kebersihan, tertib berlalu lintas, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar. Jalan sehat tidak hanya menjadi sarana berolahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Manyaran berharap dapat menanamkan karakter peserta didik yang sehat, disiplin, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab. Semangat kebersamaan yang tercipta menjadi bukti bahwa menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama.
Dengan mengusung semangat "Bergerak Sehat, Peduli Lingkungan", kegiatan jalan sehat ini diharapkan menjadi agenda positif yang terus membangun budaya sekolah
Late post- Senin 13/07/2026 SMP Negeri 2 Manyaran menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sebagai langkah awal menyambut peserta didik baru dengan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Kegiatan ini mengusung semangat menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan (bullying) serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan menghargai.
Selama pelaksanaan MPLS, siswa baru dikenalkan pada budaya sekolah, tata tertib, fasilitas, serta berbagai kegiatan yang mendukung pembentukan karakter positif. Selain itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun pertemanan yang sehat, serta memahami cara mencegah dan melaporkan tindakan perundungan.
Melalui berbagai kegiatan yang interaktif dan edukatif, para siswa diajak untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan kerja sama. Guru, tenaga kependidikan, serta kakak kelas turut berperan sebagai pendamping yang memberikan contoh sikap ramah dan menghargai perbedaan.
Dengan pelaksanaan MPLS Ramah ini, SMP Negeri 2 Manyaran berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan bebas perundungan, sehingga setiap peserta didik dapat belajar, berkembang, dan meraih prestasi dengan rasa percaya diri serta penuh semangat.
Late post-Senin, 18 Mei 2026 SMP Negeri 2 Manyaran bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Manyaran menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan jiwa bagi para siswa. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus membangun kesiapan menghadapi tantangan psikologis di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber pertama, Arum Mustika Sari, SKM menyampaikan materi tentang P3LP atau pertolongan pertama pada luka psikologis. Ia menjelaskan dukungan awal secara psikologis sangat penting diberikan kepada individu yang sedang mengalami tekanan mental, stres berat, maupun trauma.
“Pertolongan pertama pada luka psikologis menjadi langkah awal untuk membantu seseorang lebih tenang, merasa aman, dan tidak menghadapi masalahnya sendirian,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri kedua, Nur Sasongko, AMK memberikan materi mengenai self care first aider. Ia mengajak siswa memahami pentingnya merawat diri sendiri secara mental dan emosional agar mampu menjaga kesehatan jiwa secara berkelanjutan. Menurutnya, kesadaran untuk mengenali kondisi diri menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan psikologis sejak dini.
“Self care bukan hanya menjaga fisik, tetapi juga menjaga pikiran dan emosi agar tetap sehat dan produktif,” jelasnya.
Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Kumaidah Hidayati menyampaikan kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan non-klinis berbasis empati untuk menstabilkan emosi individu yang mengalami krisis, stres berat, atau trauma. Ia berharap sosialisasi kesehatan jiwa tersebut mampu menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Harapan sekolah, kegiatan ini akan memberikan stimulus pada murid dalam menghadapi tantangan psikologis sehingga murid tetap nyaman dalam berkarya,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi kesehatan jiwa ini juga mendapat dukungan penuh dari bidang kesiswaan yang dikoordinasikan Dwi Widodo bersama guru Bimbingan Konseling (BK), Didit Edi Suryadi. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan peduli terhadap kesehatan mental peserta didik.
Late post- Sabtu 25 April 2026 SMP Negeri 2 Manyaran menggelar kegiatan Training of Trainer (TOT) Kesehatan Gigi dan Mulut sebagai upaya membentuk generasi remaja sehat dan tangguh. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran sejak dini, dimulai dari hal kecil namun krusial, yakni menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan diikuti oleh perwakilan siswa kelas 7 dan kelas 8 yang dipersiapkan sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Manyaran Dra. Siti Khumaidah Hidayati menyampaikan, program ini dirancang tidak sekadar memberikan pemahaman, namun juga membangun peran aktif siswa dalam menyebarkan edukasi kesehatan kepada teman sebaya.
“Kami berharap peserta yang mengikuti TOT ini mampu menjadi agen perubahan. Dari memahami proses menjaga kesehatan gigi dan mulut, kemudian mampu menerapkan pada diri sendiri, hingga menyebarkan ilmunya kepada teman-temannya melalui pembelajaran antar teman,” ujarnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber drg. Mamik Pratiwi Yekti dari Puskesmas Kecamatan Manyaran yang memberikan materi secara komprehensif. Dalam paparannya, drg. Mamik menguraikan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ia juga mengingatkan, kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan benar dan rutin dapat mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan.
“Perawatan gigi dan mulut tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak dijaga sejak dini, dampaknya bisa memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memahami cara merawat gigi yang benar dan menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari,” jelasnya.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga dilengkapi dengan demonstrasi praktik menyikat gigi yang benar serta sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung yang dipandu oleh narasumber.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap terbentuk budaya hidup sehat di kalangan siswa yang berkelanjutan. Dengan pendekatan pembelajaran antar teman, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta TOT, tetapi dapat menyebar lebih luas di lingkungan sekolah, sehingga mampu menciptakan generasi remaja yang sehat, peduli, dan tangguh. (Sofyan)
Manyaran 18/07/2026 – SMP Negeri 2 Manyaran secara rutin menyelenggarakan kegiatan Sarapan Bekal Bersama setiap hari Sabtu sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat dan penguatan karakter peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan membawa bekal dari rumah untuk dinikmati bersama di lingkungan sekolah.
Suasana kebersamaan tampak hangat saat seluruh warga sekolah berkumpul untuk menyantap bekal yang telah dipersiapkan. Selain membiasakan siswa untuk tidak melewatkan sarapan sebelum beraktivitas, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur.
Kepala SMP Negeri 2 Manyaran menyampaikan bahwa Sarapan Bekal Bersama merupakan salah satu program pembiasaan positif yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi jajan berlebihan, serta membangun komunikasi yang lebih akrab dengan teman maupun guru.
Tidak hanya berfokus pada kesehatan, kegiatan ini juga mengajarkan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan merapikan area makan setelah selesai. Dengan demikian, budaya hidup sehat dan peduli lingkungan dapat tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan rutin setiap hari Sabtu ini, SMP Negeri 2 Manyaran berharap dapat membentuk generasi yang sehat, disiplin, serta memiliki karakter gotong royong dan kebersamaan yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.